Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Oktober 2012

Hal-Hal Penyebab Batal Menikah


Hal-Hal Penyebab Batal Menikah - Sudah mendekati hari H, melakukan persiapan setidaknya paling cepat 6 bulan lamanya, malah harus membatalkan pernikahan. Lho, kok bisa? Kenapa?



Ada beberapa hal yang menyebabkan calon mempelai membatalkan pernikahan. Stress tinggi diduga menjadi pemicu utama. Tekanan yang ada membuat mereka cenderung sensitif dan mudah meledak. Selain stress, masih ada hal lain yang dituding menjadi penyebabnya.

Berselingkuh
Ketidaksetiaan ini akhirnya membuat pernikahan dibatalkan. Sayangnya, terkadang perselingkuhan itu dilakukan hanya untuk meyakinkan diri saja. Ketika muncul ketakutan dan ketidakyakinan pada pasangan, ia kemudian mencoba-coba untuk berpindah hati. Apabila memang itu sulit dilakukan, maka ia merasa mantab melangkah menuju pernikahan. Namun bila ia bisa berpindah hati, maka ia akan sadar bahwa memang ia tidak siap dan tidak merasa cocok.
Kedengaran konyol bukan? Bagi kita iya, tetapi tidak bagi mereka yang sedang terkena sindrom pre-married.

Perselisihan dengan keluargaMenyatukan dua keluarga sekalipun dalam budaya yang sama itu tidak mudah. Selalu saja ada beberapa hal yang membuat saling tidak cocok. Masalah akan timbul apabila satu sama lain membuat hal tersebut menjadi masalah besar. Tidak mau menerima dan menghargai perbedaan yang ada.
Kalau sudah demikian, umumnya sebagian orang memilih mundur dan tidak melanjutkan hubungan. Jarang sekali ada pasangan yang mau menempuh resiko dan tetap menikah. Mereka takut hubungannya tidak akan harmonis dan masalah demi masalah akan datang.

Belum siap mental
Justru semakin dekat hari H, rasanya ketidakyakinan itu semakin besar. Problem mental memang bukan perkara mudah, bukan juga perkara yang bisa diselesaikan dengan uang. Mereka yang ternyata belum siap menghadapi tekanan yang lebih besar dalam berumah tangga akhirnya memilih mundur.

Beda keyakinan
Di saat-saat terakhir jelang hari H, adalah sebuah ujian yang terbesar bagi pasangan yang beda keyakinan. Umumnya di saat ini mereka akan berpikir keras akan maju meneruskan hubungan atau mundur karena masih ada waktu untuk memutuskannya.
Keyakinan memang menjadi hal yang cukup mendasar dalam keluarga. Sekalipun toleransi bisa terjadi, pun bagaimanapun keyakinan yang sama akan membuat keluarga menjadi lebih kokoh.

Trauma perpisahanTerbayang-bayang perpisahan/perceraian yang dilakukan orang terdekat membuat seseorang bisa membatalkan pernikahannya. Bayangan kegagalan pernikahan tersebut ternyata memberikan pengaruh besar tak hanya saat sedang pacaran saja, namun akan semakin besar munculnya di hari menjelang pernikahan.
Bagaimanapun kalau bicara soal mental memang perlu ada kesiapan yang sangat matang dari masing-masing calon mempelai. Apabila hal tersebut tidak ada, maka hubungan keduanya akan mudah dipatahkan. Keterbukaan dan komunikasi akan sangat membantu kesiapan jelang hari pernikahan. Semoga setiap masalah yang muncul dapat segera diselesaikan.
READ MORE - Hal-Hal Penyebab Batal Menikah

Kamis, 04 Oktober 2012

Benarkah, Pasangan Yang Berjodoh Punya Ciri-Ciri Wajah Yang Mirip?


Benarkah, Pasangan Yang Berjodoh Punya Ciri-Ciri Wajah Yang Mirip? - Konon, kalau pasangan itu punya wajah yang mirip maka itulah yang namanya jodoh. Ah benar nggak sih?
pasangan berwajah mirip


Tergelitik oleh hal tersebut, dilakukanlah sebuah penelitian oleh Robert Zajonc, seorang psikolog dari University of Michigan.

Orang yang berjodoh dikabarkan memiliki kemiripan wajah, entah dari sisi yang mana, saat orang lain melihat mereka akan merasa bahwa pasangan tersebut mirip. Seperti dikutip dari dinozze.com, dilakukan penelitian terhadap foto-foto pasangan yang telah berhubungan selama 25 tahun lamanya. Hasilnya, masing-masing pasangan memang menunjukkan kemiripan wajah. Dan tahun demi tahun kemiripan tersebut akan semakin terasa.

Ditemukan juga dalam penelitian tersebut bahwa pasangan yang berbahagia memiliki potensi kemiripan wajah yang jauh lebih besar. Umumnya, wajahnya akan lebih lebar.

Dari pasangan-pasangan yang hidup bersama lebih dari 20 tahun ditemukan bahwa mimik wajah dan ekspresi pasangan tersebut semakin mirip. Hal ini disebabkan interaksi dan komunikasi antara pasangan tersebut membentuk sisi dan guratan-guratan di wajah. Misalnya, saat mereka tertawa akan sesuatu, maka akan terbentuk garis-garis yang sama.

Dalam penelitian lain yang dilakukan di University of Liverpool tahun 2006, ditemukan bahwa kemiripan DNA-lah yang membuat pasangan menemukan jodohnya. Mungkin secara fisik mereka tidak mirip, tetapi mereka punya banyak kesamaan hal yang dilakukan (konsepnya sama seperti anak kembar). Hal tersebut membuat mereka merasa cocok satu sama lain dan gemar melakukan hal-hal yang sama. Tidak heran kan kalau Anda jatuh cinta pada orang yang mirip dengan diri Anda sendiri?

Jadi, benarkah kalau jodoh itu punya wajah mirip?

Bisa dikatakan sedikit banyak hal itu benar. Tetapi kemiripan wajah tersebut terjadi saat pasangan hidup berdampingan lama dan memiliki komunikasi yang intens.
READ MORE - Benarkah, Pasangan Yang Berjodoh Punya Ciri-Ciri Wajah Yang Mirip?

Arsip Blog

 

Copyright © 2009 by ZEZAK ZARI

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger